there is nothing special about this my blog but there is a piece of the story and the hope of a child and various other writings:)
Jumat, 17 Agustus 2012
*Saat aku lemah*
Jari2ku rasanya sudah mulai lelah mengikuti keinginan hati yang blm pasti dimana harus terhenti, sementara kesedihan itu tak kunjung meninggalkan aku, dia masih saja berlagak manis didepanku mencoba menghancurkan nurani ku yang sudah lelah dg anggukan. jiwaku serasa terhempas angin yang ntah kmna dia berlari, rasanya ingin aku mengejarnya namun tangan ini tk sanggup mnyentuhnya. kenapa dusta dan pnyesalan slalu mengintaiku, mengikuti setiap gerak gerikku di bumi, dia mencoba menarik ulur hatiku yang lemah karna kesedihan, dia mulai berlagak lagi didepanku dg senyum sinisnya yang aku tau itulah awal hancurnya aku, dia mulai mengalahkan KEJUJURAN yang ntah kutau letak kesuciannya tersembunyi, dia mulai lagi melindungiku dg segenap kekerasan yang dia tancapkan kuat di punggungku.. sakit sekali rasanya :( penyesalan dan dusta itu tertawa lepas melihatku kesakitan seakan mereka tau bahwa takan ada lagi yang mampu melepaskan tancapan itu. :( andai aku mampu menahannya sekalipun waktu ku di bumi akan mati, maka hancurlah yang sudah mlukai ku :( aku mencoba bangkit kembali dan menenangkan segala nuraniku yang rapuh ntah dg apa aku mampu menopangnya saat itu juga aku mulai berlari dan mencoba melepaskan ikatan mati ini skalipun aku harus berdarah dan detakku berhenti. tapi pendusta dan penyesalan itu makin kencang memelukku dg begitu hebatnya, aku seakan hampir mati, kesedihan itu datang lagi dan mulai membayang2i ku dg topeng iblisnya. sungguh aku tak tau dimana aku harus melenyapkan diriku sejenak dari mereka yang slalu saja menghantui hati yang ingin mencari kedamaian tanpa dihadapkan dg mereka sang penjahat jiwa.. haruskah kusiram tubuhku dg air panas ? agar mereka lepas dari pelukanku skalipun kulitku harus terkelupas, namun kuyakin jika memang kulit itu akan terganti dg jiwa dan hati yang tenang, saat itupun akan aku lakukan. aku tak pnya banyak waktu untuk terdiam merasakan sakit, jika harus ku melepas diri sesakit apapun itu maka aku akan lepas bebas selayaknya burung merpati yang bahagia hidup bersama orang yang terkasih..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar